Jumat, 22 Juni 2018

Menjaga Keutuhan NKRI Berawal Dari Kontrol Jari-Jemari

"Jemarimu, Harimau-mu" (Dokumentasi Riana Dewie)
“Sesungguhnya menjaga NKRI bisa dimulai dengan mengontrol jemari agar tidak mudah membagikan kabar buruk, ujaran kebencian maupun kabar bohong di kanal media sosial”.

Berawal dari rasa bosan ketika melihat timeline media sosial saya yang beberapa waktu ke belakang acap kali dipenuhi dengan gembar-gembor berita bohong maupun ujaran kebencian yang seolah tidak pernah lekang dimakan jaman, saya bertekad untuk melakukan hal sebaliknya, menyebarkan berita baik dari hal-hal kecil yang saya temui sehari-hari.

Ya, bagi saya menjaga keutuhan NKRI dapat dilakukan dari peristiwa-peristiwa sepele yang ditemui sehari-hari, dimana salah satunya saya temui saat berada di Bandara Syamsudin Noor tahun lalu. Ada banyak alasan mengapa perjalanan pulang dari Banjarmasin menuju Jogja pagi itu cukup sukar untuk dilupakan.

Senin, 04 Juni 2018

Treatment Penyelamat Rambut Kusut Yang Harga dan Kualitasnya Nggak Bikin Bad Mood

Retno Jalan-Jalan (Dokumentasi Pribadi)
“Enak ya kalau pakai hijab kaya kamu ini, Ret! Minimal tidak perlu pusing mikirin style rambut sehari-hari! Tinggal dikuncir, pakai hijab, beres! Nggak sisiran seminggu juga nggak bakalan ketahuan”, ujar kawan saya di suatu siang yang cukup terik. Akhir-akhir ini suhu di Jogja memang cukup tinggi. Mereka yang datang dari kota lain mengeluhkan hal serupa.

Waduh!”, reaksi saya seketika.

“Iya sih nggak kelihatan, tapi kalau sehari saja absen disisir itu bikin kusut yang ujungnya bikin rambut jadi rawan rontok saat disisir”, jawab saya datar.

Masak sih??!!”, sahutnya kemudian.

Seketika itu pula kami langsung berpandangan sejenak, lalu terbahak bersama. Namanya juga sama sohib sendiri. Kalau baru cerita masalah kehidupan, terkadang tertawa lepas menjadi pilihan pertama yang kami lakukan, baru cari solusi kemudian.

Kamis, 31 Mei 2018

PesonaRamadan2018 Terpikat Wadai Khas Kota Seribu Sungai


 
Ipau Khas Banjarmasin (Dokumentasi Pribadi)
“Lapisan putih itu beradu apik dengan potongan wortel, kentang, bawang bombay, juga cincangan daging berbumbu. Disela-sela mereka, hadir pula irisan daun bawang yang memperkaya aroma, juga rasa kudapan yang sengaja dimasak untuk kami. Awalnya sepotong wadai (baca: kue) berguyur santan ini saya kira kue lapis biasa, ternyata bukan. Konon wadai ini hanya muncul saat bulan Ramadan saja”.

Minggu, 27 Mei 2018

Banyak yang Berdaya Berawal dari Zakat Anda, Ini Contohnya!

Salah Satu Binaan Dompet Dhuafa di Jogja

Saya tertegun membaca kalimat pada sebuah baliho sederhana di sebuah Kebun Lidah di kawasan Nglipar Gunungkidul.

“Saya berdaya berawal dari zakat Anda”.

Sungguh, belum pernah terpikirkan sebelumnya bahwasanya dana zakat yang jumlahnya tak seberapa itu dapat menuai manfaat sebegitu besar bagi banyak pihak yang yang membutuhkan.

Di sebuah kawasan yang dulunya dikenal gersang, kini mulai berdaya berkat budidaya lidah buaya. Begitu kira-kira isi di kepala saya saat bus yang kami tumpangi memasuki kawasan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul pada Rabu, 09 Mei 2018 lalu. Bagaimana tidak, tempat yang dulu dikenal sebagai kawasan minim air ini kini ditumbuhi ribuan tanaman lidah buaya raksasa dimana satu pelepahnya saja bisa mencapai berat maksimal hingga satu kilogram. Hmm, bisa dibayangkan ukuran lidah buaya yang berhasil dibudidayakan di kawasan ini bukan?

Sebagai bagian dari negara tropis, musim kemarau di Nglipar menawarkan cuaca yang cukup panas. Setelah turun dari bus, kami sempat kaget karena ternyata kami dijamu bak tamu undangan. Ada tenda yang sengaja dipasang lengkap dengan kursi besi dengan bentuk yang begitu khas, yang biasa disewa saat tuan rumah tengah menggelar hajatan. Wadauw, mendadak kami begitu haru^^


Senin, 12 Februari 2018

Mengenal Tugas Badan "Pengawas" Keuangan Negara


Kantor BPK Yogyakarta (dokumentasi Pribadi)

 “Tiket pesawatnya jangan sampai hilang ya kawan-kawan. Setelah sampai di kota domisili, tolong segera dikirim ke rumah saya untuk kelengkapan administrasi tim. Sebagai cadangan data, sebelum terbang kawan-kawan bisa mengirimkan foto tiketnya dulu. Khusus untuk tiket keberangkatan bisa langsung diberikan saat sampai di mess”, begitu kira-kira himbauan yang saya terima dari manager tim kami saat menjadi bagian sebuah projek pemerintah pusat untuk membantu mengembangkan iklim ekonomi kreatif di salah satu kawasan di Pulau Kalimantan tahun lalu. 

Kamis, 25 Januari 2018

Menguak Potensi Sektor Pariwisata Kota Sungai Terindah di Indonesia



“Orang yang berkunjung atau bahkan tinggal ke Banjarmasin termasuk orang yang begitu beruntung!”, begitu kira-kira kesimpulan saya usai live in selama beberapa bulan dalam rangka pengembangan potensi sektor ekonomi kreatif di kawasan berjuluk kota seribu sungai ini. Kalau ditanya kenapa, saya akan menjawab dengan cukup santai, “Dimana lagi orang dapat menikmati peradaban sungai yang masih begitu asri selain di kota ini? Pun jika ada, rasa-rasanya tak ada kota lain di Indonesia yang wilayahnya dialiri hingga 102 sungai. Belum lagi warisan kanalnya tercatat dalam sejarah irigasi dunia, pun begitu terkenal hingga ke Benua Biru di Eropa sana”. Begitu kira-kira.

Peradaban Sungai yang Masih Begitu Asri di Banjarmasin (Dokumentasi Pribadi)


 

Cerita NOLNIL Template by Ipietoon Cute Blog Design

Blogger Templates